Jakarta | arintanews
Pandemi Covid-19 membuat seseorang takut pergi ke dokter gigi lantaran virus Korona bisa menular melalui droplet atau percikan dari mulut, hidung, dan pernapasan. Lalu bagaimana ketika gigi kita sakit atau ingin kontrol kesehatan gigi?
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar masyarakat menunda pergi ke dokter gigi jika tidak darurat. Misalnya berupa perawatan gigi rutin dan tidak darurat atau sakit.
Penundaan dianjurkan sampai tingkat penularan Covid-19 turun secara signifikan.
Dikutip dari NDTV, Sabtu (29/08/2020) untuk mencegah masalah pada gigi selama pandemi, tetaplah minum banyak air dan menjaga tubuh tetap terhidrasi. Sebagai tindakan pencegahan, kita bisa menghindari atau mengurangi asupan banyak gula seperti roti putih, tepung, dan gula. Lebih baik makan lebih banyak salad dan buah-buahan.
Berikut adalah tips untuk selalu menjaga kesehatan gigi selama pandemi.
1.Rutin Sikat Gigi.
Karena lebih banyak di rumah, perhatikan jumlah makanan manis yang dikonsumsi. Menyikat gigi dua kali sehari adalah wajib. Siapkan sikat gigi dan sikat lembut setelah makan untuk segera menghilangkan sisa makanan. Ingatlah untuk membersihkan gigi setidaknya sekali sehari sebelum waktu tidur.
2.Jaga Kesehatan Gusi.
Anda bisa menggunakan obat kumur. Berhati-hatilah untuk tidak menggunakan gigi untuk membuka botol atau penjepit rambut karena gigi dapat patah. Pijat gusi setelah menyikat dengan jari bersih selama dua menit karena ini meningkatkan sirkulasi darah.
3.Bersihkan Lidah.
Ingatlah untuk membersihkan lidah saat pagi dan malam hari dengan pembersih lidah yang mudah didapat di toko obat. Ini akan mengurangi penumpukan bakteri dan dengan demikian mencegah bau mulut. Jangan pernah menggunakan pencabut gigi atau penjepit untuk menghilangkan makanan yang tersangkut di sela-sela gigi karena Anda dapat merusak gusi dan menyebabkan infeksi.
4.Anak-anak Membutuhkan Perhatian Khusus
Anak-anak yang harus diajari cara makan dan kebersihan mulut yang benar. Karena mereka sepenuhnya di bawah pengawasan orang tua selama pandemi ini, Anda dapat membuat daftar diet makanan yang mereka konsumsi. Ini memberi gambaran tentang batasan asupan gula.
Siapkan sikat gigi dan bantu mereka menyikat agar tekniknya benar. Tunjukkan kepada mereka video menarik tentang teknik menyikat yang benar. Hindari menyimpan cokelat dan permen di rumah. Batasi jumlah konsumsinya
5.Lansia Juga Harus Waspada.
Lansia harus berhati-hati dan menghindari makan kacang yang keras agar tidak mematahkan gigi atau melukai gigi dan gusi. Mereka harus menghindari penggunaan pencabut gigi atau peniti untuk menghilangkan makanan.
Selain itu, sikat gigi dua kali sehari setiap habis makan harus menjadi bagian dari rutinitas mereka. Pijat lembut bagian gusi. Jika mereka menggunakan gigi palsu, tangani dengan hati-hati terutama saat membersihkan agar tidak jatuh dan pecah. Jika ada rasa sakit saat memakai gigi palsu, boleh saja melepasnya dan membiarkan gusi beristirahat selama beberapa jam.
6.Anak Muda Juga Harus Berhati-hati.
Remaja dan dewasa muda harus mengutamajan makanan sehat. Kaum muda dapat menjaga kebersihan mulut yang baik dengan menyikat dua kali dan membilas setiap habis makan. Dan pandemi menjadi saat yang tepat untuk berhenti dari kebiasaan merokok. Batasi minuman soda, makanan cepat saji seperti pizza dan puff keju.
7.Jika Sakit Gigi.
Jika mengalami sakit gigi selama pandemi, pahami sifat nyeri dan kapan nyeri itu meningkat atau berkurang. Jika merasa kesakitan karena makan dingin, sebaiknya hindari. Jika rasa sakit meningkat karena minum air hangat, hubungi dokter gigi dan konsultasikan, jika belum darurat bisa dilakukan secara daring.
Jika terasa sakit pada gusi, bilas dengan air garam hangat dan pijat lembut area tersebut dengan jari. Minum obat hanya setelah berkonsultasi dengan dokter gigi dan ingatlah untuk mengungkapkan riwayat kesehatan dan alergi kepada dokter gigi. Jika sudah darurat, kunjungi dokter gigi tapi selalu memastikan bahwa Anda dan klinik atau dokter tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan. (Mawar).
