• Login
ArintaNews.Com
premium soes
  • POLITIK
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • SENBUD
  • DAERAH
  • SEKS
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • VIRAL
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • SENBUD
  • DAERAH
  • SEKS
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • VIRAL
  • NASIONAL
  • KESEHATAN
No Result
View All Result
ArintaNews.Com
No Result
View All Result

Polisi Periksa IDI dan Kimia Farma, Dugaan Pelecehan di Bandara Soetta

by Redaksi
September 24, 2020
Polisi Periksa IDI dan Kimia Farma, Dugaan Pelecehan di Bandara Soetta
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta | arintanews

Polda Metro Jaya masih terus melakukan pengusutan terkait kasus pemerasan dan pelecehan yang dilakukan tersangka EFY kepada korbannya LHI di Bandara Soekarno Hatta. Untuk mendalami hal itu, polisi akan memeriksa Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Kimia Farma.

“Hari ini kita jadwalkan untuk memeriksa penanggung jawab untuk rapid tes di Terminal 3 Bandara (Soetta). Dalam hal ini PT Kimia Farma, kemudian kita juga akan memeriksa dari IDI,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/09/2020).

Kombes Yusri menyebut pemeriksaan itu dilakukan untuk mendalami sosok tersangka. Polisi ingin memastikan apakah tersangka betul merupakan seorang dokter atau bukan. “Tujuannya untuk bisa memastikan lagi apakah si tersangka EFY ini dokter atau petugas kesehatan. Itu kita mau memastikan lagi bahwa tersangka ini adalah dokter atau tenaga kesehatan karena ini masih simpang siur,”paparnya.

Sementara itu diketahui, korban LHI menuliskan cuwitan di akun Twitter resminya terkait peristiwa pelecehan yang dialaminya di Bandara Soetta oleh oknum tenaga medis sekitar pukul 04.00 WIB. Korban melakukan rapid tes untuk pergi ke luar kota dinyatakan reaktif saat pemeriksaan pertamanya.

Oknum tenaga medis itu kemudian menyarankan LHI melakukan tes kedua dengan menjanjikan hasil nonreaktif. LHI mengikuti saran oknum tenaga medis itu dan dinyatakan hasil nonreaktif saat rapid tes kedua.

Saat itu oknum tenaga medis mengejar LHI untuk meminta uang bayaran senilai Rp1,4 juta atas hasil nonreaktif. LHI pun mentransfer uang tersebut ke rekening oknum tenaga medis itu. Saat itu, oknum tenaga medis pun mencium dan meraba bagian dada LHI. (rein)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERKINI

Unlocking the Reels: A Hungarian Gambler’s Guide to Choosing Paylines

January 18, 2026

Ojo: En Djupdykning i Säkerhet och Licensiering för Svenska Marknaden

January 17, 2026

Testosterone Suspension 50 voor Bodybuilding: Een Krachtig Anabool Steroid

January 17, 2026

Irwin Casino: Ar Vertas Jūsų Dėmesio? Patyrusių Žaidėjų Apžvalga

January 17, 2026

Gli effetti positivi del Primobolan Metenolon Injektionen

January 17, 2026

HCG 5000 I: L’uso tra gli Atleti e i Rischi Associati

January 17, 2026

Sweet bonanza Casino Ses Getiren Makine Oyunlari Hakkinda Her Sey

January 17, 2026

¡Acelera tus Ganancias! Guía Completa de los Juegos de Fórmula 1 en Casinos Online Internacionales

January 17, 2026

Kombiwetten-Meisterschaft: Dein Einstieg in die Welt der Sportwetten bei Unibetofficial.com

January 17, 2026

Sweet bonanza Casino’da En Eðlenceli ve Karlý Slotlar

January 17, 2026
  • TENTANG
  • REDAKSI
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • INFO IKLAN

© 2020 AR1NTA - AKSARA BERITA DAN FAKTA | PT HASTA AKSARA CIPTA - ALL RIGHTS RESERVED

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • SENBUD
  • DAERAH
  • SEKS
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • VIRAL
  • NASIONAL
  • KESEHATAN

© 2020 AR1NTA - AKSARA BERITA DAN FAKTA | PT HASTA AKSARA CIPTA - ALL RIGHTS RESERVED

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In