Depok | Arintanews
Terlilit Hutang Rp1 M, Ibu Hamil 7 Bulan di Depok Mau Jual Ginjalnya Seorang ibu yang hamil 7 bulan di Depok, Jawa Barat berniat jual ginjal untuk melunasi hutangnya yang sudah menumpuk.
Ibu 2 anak bernama Melva Monita (23) ini, mengaku sudah tidak kuat menghadapi tagihan tagihan hutang tidak hanya satu orang saja yang menagih bahkan berganti ganti orang.
“Makanya Saya berniat jual ginjal saya, daripada saya tertekan. Ada yang marah-marah, ada yang baik. Kasian ke anak juga,” Ungkap Melva Dikediamannya
Setiap penagih hutang datang, Melva hanya bisa bilang belum ada. Bahkan, Dia mengaku telah membuat surat perjanjian dengan para penagih hutang.
Melva berjanji akan langsung membayar hutang, begitu ginjalnya laku terjual.
“Saya bilang, saya belum ada, saya lagi berusaha jual ginjal. Kalau emang ada yang mau langsung hubungin saya ,” ungkapnya.
Melva menyebut, jumlah hutangnya hampir mencapai Rp1 Miliar. Hutang membengkak setelah bisnisnya rugi besar.
Dia berbisnis jual beli minyak goreng sejak 5 bulan-an lalu.
Awalnya, bisnis berjalan lancar karena harga minyak sedang murah. Lalu harga merangkak naik dan tiba-tiba anjlok 3 bulan lalu.
“Terus pas 3 bulan ini drop gitu, jadi stok banyak gak ada yang beli. Mau gak mau saya harus jual rugi,” jelas Melva.
Dia menceritakan setiap pembelian 2.200 karton minyak perlu modal Rp400 juta. Lalu dijual, rugi Rp200 juta.
“Saya minjem ke sana-sini buat menutupi kerugian ini. Terus saya minjem lagi buat mengganti yang saya pinjam. Jadi gali lobang tutup lobang,” paparnya
Sebetulnya, Melva masih memiliki suami yang bekerja. Hanya saja, gaji suaminya pun tidak cukup untuk melinasi hutang-hutangnya.
“Karyawan biasa. Gajinya kecil, cukup buat bayar kontrakan, cicilan motor, susu anak, sama pampers,” tutupnya (cr 2fal)
#beritabaru
