Bogor | arintanews
Jelang Ramadhan 1443 Hijriah, Kapolsek Sukaraja Kompol Darmawan SH, secara mendadak memerintahkan kepada seluruh jajaranya untuk menggelar operasi pasar, minyak goreng (Migor-red) kemasan sederhana sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah seharga Rp 14.000 per liter. Kompol Darmawan SH mengatakan, operasi pasar yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut, memantau sejumlah pedagang sembako terkait peredaran minyak goreng yang berada di pasar Ciluwer. Sejumlah pedagang mengaku, pendistribusian minyak goreng harga masih tinggi dan sulit di dapat oleh sejumlah pedagang, hingga masyarakat masih tinggi harganya.
“Saya menghimbau kepada seluruh anggota di wilayah Polsek Sukaraja, wilayah hukum Polres Bogor agar terus melakukan pengecekan distribusi minyak goreng baik yg beredar di pasar maupun toko toko sembako sehingga masyarakat dalam menyambut bulan ramadhan, kebutuhan sembako berupa minyak goreng di wilayah Sukaraja dapat tercukupi, sekaligus menghimbau agar jangan coba coba melakukan penimbunan minyak goreng untuk kepentingan dan keuntungan pribadi, apabila ada hak tersebut akan ditindak tegas.”katanya kepada Arintanews, Senin (28/03/2022).
Selain itu, pengecekan dan pemantauan peredaran minyak goreng tersebut juga di dampingi kepala PD pasar Tohaga pasar tradisional Ciluwer Dona Tambunan. dalam keterangan Dona juga mengatakan Pihaknya bersama jajaran Polsek Sukaraja akan terus melakukan operasi pasar untuk memantau peredaran Minyak Goreng di wilayah Kecamatan Sukaraja.
“Iya, kami dibantu Polsek Sukaraja akan terus memantau harga dan kelangkaan minyak goreng khususnya di pasar Ciluer, kami meminta kepada pedagang jangan ada yang bermain di harga dan menaikan harga jual minyak yang dapat merugikan masyarakat. apalagi mau memasuki bulan Suci Ramadhan.”tegas Dona. (nyil)
