Cikarang l Arintanews – NT (7), tewas mengenaskan setelah tergilas dozer di lokasi proyek pembangunan perumahan di Desa Lubang Buaya, RT 02/RW 08, Kecamatan Setu, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Peristiwa terjadi Kamis (23/3/2023) berawal saat bocah kelas 1 SD tersebut sedang bermain di lokasi tanah yang sedang diratakan (cut and fiil – red), korban memasukan sebatang kayu ke roda dozer.
“Iya benar, minggu kemarin ada anak kecil kelindas dozer. Tidak banyak orang yang tahu. Saya juga kaget,” kata pria paruh baya yang enggan namanya kepada Arintanews, Senin (27/04/2023), di lokasi kejadian.
Bocah naas yang tinggal bersama neneknya tersebut, tewas di lokasi kejadian. Menurut keterangan saksi mata, setelah kejadian, bocah naas tersebut sempat dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun nyawanya tidak tertolong.
Menurut keterangan saksi mata, korban tewas dibawa ke kampung halamannya ke Medan, Sumatera Utara untuk dimakamkan. “Ada yang bilang di makamin di Cibitung. Ada juga yang mengatakan akan dibawa ke Medan sama keluarga,” ucapnya.
Atas peristiwa tersebut, pihak pengembang proyek pembangunan perumahan memberikan ganti rugi kepada keluarga korban sebesar Rp 80 juta, sebagai uang kerohiman. “Setahu saya, buat ganti rugi, dibayar 80 juta. Uang tersebut diterima sama kakek korban,”paparnya.
Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, proyek pembangunan masih terus berjalan. “Informasinya masih berjalan. Belum ada petugas polisi di lokasi. Waktu kejadian, banyak masyarakat desa datang bersama pengembang,”tegasnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengetahui adanya peristiwa naas menewaskan NT. Kejadian terkesan tertutup, supaya warga tidak menyebarluaskan peristiwa tersebut ke aparat dan ke media. (Wong)









