Arintanews.com, Jakarta | PT Patra Aksa Jaya selalu penyedia jasa layanan berbasis digital dengan produk PakeKTP berkomitmen untuk merubah pola transaksi konvensional menggunakan uang tunai ke arah pola pembayaran cashless.
Perusahaan yang berafiliasi dengan TOTM Technologies Limited ini memang menyediakan jasa teknologi digital yang menyasar para pedagang dan pelaku UMKM
CEO PakeKTP, Husein Mahardika Permana mengatakan untuk saat ini pihaknya masih fokus untuk melakukan digitalisasi di pasar pasar konvensional. Ini dilakukan lantaran pihaknya melihat masih banyaknya transaksi di pasar yang menggunakan uang tunai dalam proses belanja.
PakeKTP hadir untuk merubah itu semua. Pasalnya pembayaran menggunakan uang tunai memiliki banyak kelemahan. Salah satunya pelanggan tidak bisa tercatat secara otomatis ke dalam data penjual.
Kemudian di masa Pandemi Covid-19, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo juga menyarankan agar pembayaran bisa cashless. Ini bertujuan untuk mengurangi resiko terpapar virus Covid-19.
“Dari dua hal tersebut, kita berupaya sekuat tenaga untuk mendigitalkan seluruh pasar yang ada di Jakarta. Jika ini selesai makan project selanjutnya adalah pasar di seluruh Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Dika ini dalam acara media Gathering di Office 88, Kamis 11 Mei 2023.
Lebih lanjut Dika mengatakan, seluruh pengguna teknologi dari perangkat PakeKTP merupakan buatan TOTM Technologi.
Menurutnya dari data yang dimiliki transaksi tunai di 156 pasar yang berada di bawah naungan PD Pasar Jaya mencapai Rp150 Miliar per bulan.
Jika hal ini bisa Digitalkan tentunya akan mempermudah masyarakat, baik penjual maupun pembeli. Kemudahan penjual seperti memiliki data pembeli yang langsung terintegrasi. Dengan demikian penjual bisa membaca perilaku dari customer nya.
Sementara untuk pembeli akan dimudahkan dengan tidak perlu mengeluarkan uang tunai, sehingga keamanannya lebih terjamin.
“Pasar kita memang Indonesia, namun saat ini kita fokuskan di Jakarta terlebih dahulu,” ucap Mahardika.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, upaya untuk mendigitalkan pasar di Jakarta juga dilakukan dengan melakukan edukasi kepada para pedagang dan pelaku UMKM. Karena kita para pedagang sudah menerapkan sistem pembayaran cashless mereka akan lebih mudah untuk mendapatkan suntikan dana dari pihak perbankan. Dengan demikian diharapkan usahanya bisa cepat berkembang secara pesat.
