Semarang, Arintanews I Ganjar Pranowo menyatakan komitmen memajukan dunia olahraga, khususnya sepak bola dengan meningkatkan kesejahteraan atlet, dan memperbaiki manajemen suporter yang mengutamakan rasa kemanusiaan. Hal ini terungkap saat acara makan malam bersama Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) dan pemain Timnas U22 asal Jawa Tengah di Puri Gedeh, Semarang, Selasa (23/5/2023).
“Saya senang mendapat masukan dari PSTI untuk kemajuan olahraga, terkhusus sepak bola. Perlu kerja sama seluruh stakeholder untuk memajukan olahraga yang disukai masyarakat Indonesia ini. Saya berkomitmen mendukung program, dan perjuangan teman-teman suporter,” Ungkap Ganjar.
Ketua umum PSTI, Ignatius Indro menyatakan, pihaknya meminta dukungan dari semua pihak termasuk Ganjar Pranowo untuk mewujudkan jaminan keamanan dan kenyamanan suporter dengan melakukan edukasi, baik kepada aparat pertandingan maupun suporter hingga ke akar rumput.
“Kita sudah punya Undang-undang Keolahragaan, dan harus segera dibentuk aturan turunan agar seluruh stakeholder bekerja sama melakukan edukasi hingga ke akar rumput. Kami yakin, Ganjar sebagai pecinta sepak bola akan mendukung perjuangan kami, agar jaminan keamanan dan kenyamanan segera terwujud,” ujar Indro.
Sekretaris Jenderal PSTI, Abe Tanditasik menilai Ganjar Pranowo obyektif, dan paham terhadap masalah keolahragaan dengan pentingnya kehadiran Negara.
“Ganjar sangat obyektif melihat permasalahan olahraga mulai dari kesejahteraan atlet, pembibitan hingga manajemen suporter yang harus ditata ulang. Beliau juga mendorong keterlibatan swasta untuk meningkatkan kualitas olahraga secara modern dan profesional jadi prestasi akan meningkat pesat,” ujar Abe.
Bendahara umum PSTI, Brian Matthew menyatakan positif pertemuan dengan Ganjar Pranowo, mengajak para akademisi untuk melakukan riset mengenai pengembangan olah raga dengan cara profesional dan modern.
“Ganjar menyambut positif tentang masukan kita mengenai keterlibatan akademisi untuk melakukan riset pengembangan olah raga, seperti pengembangan sport science, hingga atlet kita terukur untuk berprestasi kedepannya,” ujar anak muda yang berprofesi sebagai Wakil Rektor II UTA’45 Jakarta ini. (Ajo/1)
