Bandung Barat | Arintanews – Malang nasib bocah perempuan 7 tahun asal Lembang Kabupaten Bandung Barat. Ia meninggal dunia lantaran terseret arus air, hingga masuk ke selokan usai turun dari angkot sepulang sekolah.
Namanya Misela Isabela (7). Setiap hari ia berangkat sendiri ke sekolah. Namun kali ini, disaat hujan deras di lokasi kejadian, selokan yang tepat dekat diturunkannya anak-anak sekolah dari angkot, airnya menutupi gorong-gorong dan tak terlihat ada drainase di lokasi.
Sekretaris Desa (Sekdes) Gudang Kahuripan, Agus Bayu, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar Pukul 12.12 WIB. Saat itu mobil angkot berhenti menurunkan penumpang sekitar 10 meter dari gerbang kantor desa di antaranya beberapa penumpang ibu-ibu dan anak sekolah.
Dari informasi di lokasi kejadian, Misela turun dari angkot dengan cara meloncat karena air selokan meluap ke jalan raya yang dipicu hujan deras.
“Sebetulnya yang terperosok bukan Misela saja, ada teman sebayanya yang juga terperosok ke saluran air namun masih bisa diselamatkan,” kata Agus.
Pencarian berlangsung selama 30 menit dan korban berhasil dievakuasi sekitar jam 12.30 WIB. Anak tersebut ditemukan di bawah gorong-gorong tepat di depan Kantor Desa Gudang Kahuripan dan langsung dibawa ke RSUD Lembang.
“Tas yang masih digendong korban tersangkut di bawah gorong-gorong depan kantor desa. Setelah dari rumah sakit, korban lalu dimakamkan di pemakaman umum Kampung Cihideung,” ujarnya. (Gatot).
