Jakarta I Arintanews – Sebagian penghuni apartemen Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara dikejutkan dengan temuan satu keluarga yang tergeletak di sekitar loby apartemen, Sabtu, (9/3/2024) sekitar 16.15 Wib.
Satu keluarga tersebut terdiri dari sang ayah bermana Eddy Anwar, (50), kemudian Ang Iveliana Lucvyana, dua anaknya berinisial JWA (13) dan JL (16).
Ke empat mayat tersebut ditemukan sore hari namun baru dievakuasi pada malam hari. Dedy Fauzy, petugas keamanan apartemen mengatakan, ketika dirinya sedang berjaga di depan Lobby mendengar suara benturan yang keras, ketika menoleh ternyata terdapat 4 orang sudah tergeletak di pelataran parkir dalam posisi terlentang. Anggota security melaporkan kejadian tersebut ke Polsubsektor Teluk Intan.
Selanjutnya Kejadian tersebut, pada Pukul : 16.40 Wib, seluruh Piket Fungsi pimpinan
Kanit Reskrim Polsek Penjaringan AKP Anak Agung Putradwipayana mengatakan, setelah pihaknya mendapat laporan langsung menuju TKP untuk melakukan olah TKP. Setelah tiba di TKP melihat adanya empat mayat, dirinya langsung menghubungi tim Inafis Polres Metro Jakarta Utara. Tim INAFIS sendiri tiba di TKP sekitar pukul 18.30 WIB dan langsung melakukan identifikasi jasad empat orang tersebut.
Setelah dilakukan identifikasi pada tubuh korban, ditemukan beberapa luka mulai dari kepala pecah, pinggang Patah, kedua tangan dan kaki patah.
Korban atas nama Aang Iveliana mengalami luka di kepala, bagian belakang pecah, kedua tangan dan kaki patah. Korban ketiga mengalami luka kepala bagian belakang pecah, kedua tangan dan kaki patah. Korban terakhir mengalami luka Kepala bagian belakang pecah, kedua tangan dan kaki patah.
“Dapat dipastikan keempatnya melakukan aksi bunuh diri loncat dari lantai 22 apartemen,” ucap Anak Agung.
Selanjutnya 4 ( empat ) Mayat tersebut meninggal dunia akibat bunuh diri lompat dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan, untuk penyebab bunuh diri tersebut belum diketahui. (Wong)









