Bandung Barat | Arintanews – Pencarian korban tertimbun didi Kampung Gintung, RT 3/7, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dihentikan.
Dari total 10 korban yang diduga tertimbun longsoran tanah, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 7 orang. Sedangkan, untuk 2 korban tidak ditemukan dan satu orang masih dalam proses identifikasi.
Selama operasi SAR dilaksanakan, Tim SAR Gabungan sudah berhasil menemukan 7 dari total 10 korban yang tertimbun. Sedangkan, untuk 2 korban tidak ditemukan dan satu orang masih dalam proses identifikasi.
Kepala Kantor SAR Bandung, Hery Marantika, mengatakan, pelaksanaan operasi SAR ini tidak dihentikan sepenuhnya melainkan masih tetao dilakukan dengan pemantauan secara inten.
“Sampai hari ketujuh, berbagai upaya telah kita laksanakan. Indikasi ada 10 korban, Alhamdulillah 7 orang ditemukan, 1 orang masih proses identifikasi dan 2 orang belum ditemukan,” kata Heri.
Ia menambahkan, Tim SAR Gabungan dari Basarnas, TNI/Polri, Pemerintah Daerah, Pusat, dan relawan telah melaksanakan Operasi SAR selama 7 hari sejak menerima laporan adanya longsor dan banjir di Desa Cibenda.
Menurutnya, dihentikannya operasi SAR atau pencarian korban tertimbun longsor pada hari ketujuh tersebut sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan tentunya amanat Undang-undang.
“Pada hari terakhir upaya pencarian, kami sudah menerjunkan dua tim untuk menyisir lokasi hingga ke sungai, tetapi tidak ada tanda-tanda korban akan ditemukan,” ungkapnya.
Kendati begitu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan nantinya dilanjutkan dengan proses rekonstruksi oleh BPBD.
Selama 7 hari pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan 7 korban yakni Lastri (20), Syifa Nurlatifah (8), Diki Saputra (4), Aam (55), Eras (50), Dadi (48), dan seorang anak bernama Nabila (5).
Sedangkan dua korban lainnya, yakni Encep (60), dan Opin (45) belum ditemukan. Sementara korban diduga Aji (2) yang ditemukan di Sungai Citarum belum dimasukkan dalam label jasad korban karena belum teridentifikasi.
“Harapan kami, satu orang yang masih dalam proses indentifikasi itu masuk ke dalam bagian korban yang kita cari,” katanya.
Dengan dihentikannya operasi SAR di lokasi longsor Desa Cibenda tersebut, maka seluruh personel Tim SAR Gabungan dikembalikan ke satuannya masing-masing. (Gatot).
