Bandung Barat | Arintanews – Pemudik yang melintas wilayah Padalarang Kabupaten Bandung Barat mengalami peningkatan 40 persen ketimbang mudik lebaran tahun 2023.Data tersebut tercatat pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat sejak H-7 hingga H-1 lebaran.
Kadishub Bandung Barat Fauzan Azima, mengatakan, mudik Lebaran Idul Fitri 2024 masih didominasi kendaraan roda dua (R2) dari arah jalur Padalarang menuju Bandung dan seterusnya.
“Untuk pergerakan masa angkutan 2024 ini ada perbedaan dari mulai H-5 sampai dengan sekarang. Ada kenaikan,” ucap Fauzan.
Disebutkan Fauzan, kenaikan kendaraan pemudik sejak H-5 sampai hari ini H-1 mencapai 40 persen. “Artinya ada peningkatan dari tahun sebelumnya,” ucapnya.
Kendati ada peningkatan volume kendaraan, namun arus lalu lintas di kawasan Padalarang dapat diatasi. Sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan atau kemacetan di jalan Raya Padalarang. Terkait intensitas pergerakan volume kendaraan, ditegaskan dia, tahun 2024 ini lebih besar peningkatannya dalam setiap harinya mulai dari 20 sampai 30 persen peningkatan.
“Untuk hari ini ada peningkatan tapi tidak signifikan dan rata-rata di sekitaran 20 persen sekian peningkatannya,” ungkapnya.
Dijelaskan Fauzan, dikarenakan periode mudik cukup panjang dari sisi liburnya, sehingga masyarakat banyak yang lebih memilih di awal untuk melakukan pergerakan mudik”Kita akan antisipasi juga pergerakan pada saat arus balik nanti yang peiodikalnya pendek yang kemungkinan akan bertumpuk pad, a pergerakan arus baliknya,” katanya.
Terkait kepadatan volume kendaraan, dia menyatakan, pihaknya bisa mengantisipasi seluruh personel dari Kepolisian, TNI, Kementerian Perhubungan, Dishub Jabar, dan Satpol-PP.
“Termasuk stakeholder terkait Alhamdulillah bisa teratasi meskipun padat tapi bisa terurai dengan baik,” pungkasnya.
Sebagai informasi, jumlah kendaraan roda dua mencapai 250 ribu kendaraan lebih sementara roda empat mencapai 80 ribu kendaraan yang terpantau melintasi ruas jalan Padalarang. (Gatot).









