ARINTANEWS.ID, JAKARTA – Kecamatan Cempaka Putih kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ketertiban umum dan kenyamanan warga melalui kegiatan Rabu Tertib. Dalam operasi yang digelar di tiga wilayah, yakni Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih Barat, dan Cempaka Putih Timur, petugas menertibkan parkir liar serta mengamankan fasilitas publik yang selama ini disalahgunakan.
Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah trotoar di depan Rumah Sakit Pertamina. Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah sepeda motor yang parkir di atas trotoar sehingga mengganggu fungsi jalur pejalan kaki.
“Di depan RS Pertamina kami menemukan kendaraan roda dua yang parkir di atas trotoar. Itu langsung kami sterilkan agar trotoar bisa kembali digunakan sebagaimana mestinya,” ujar Wakil Camat Cempaka Putih Andry Pencawan di sela kegiatan, Rabu (14 Januari 2026).
Kegiatan Rabu Tertib ini melibatkan unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, aparat kelurahan, PPSU, serta Polsek sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga ketertiban wilayah.
Menurutnya, keberadaan trotoar dan parkir sepeda di kawasan tersebut merupakan bagian dari sistem pendukung transportasi umum, khususnya akses menuju halte Busway. Karena itu, parkir liar dinilai tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan pengguna jalan.
“Trotoar ini bukan hanya untuk pejalan kaki, tapi juga untuk penyandang disabilitas yang membutuhkan ruang aman. Kalau dipakai parkir liar, mereka yang paling dirugikan,” tegasnya.
Selain menertibkan parkir liar, petugas Satpol PP juga mengamankan dua gerobak yang tidak memiliki pemilik di salah satu lingkungan permukiman. Gerobak tersebut sudah lama terparkir dan dinilai mengganggu estetika serta kenyamanan warga.
Penertiban itu justru mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Sejumlah ibu-ibu pengurus RW menyampaikan apresiasi karena keberadaan gerobak tersebut selama ini meresahkan dan mengganggu lingkungan.
“Mereka mengucapkan terima kasih karena gerobak itu memang sudah lama tidak ada pemiliknya dan mengganggu pemandangan serta kenyamanan,” ucapnya.
Ke depan, pihak kecamatan memastikan kegiatan pengawasan tidak hanya bergantung pada Rabu Tertib semata. Patroli dan monitoring kewilayahan akan dilakukan setiap hari untuk mencegah munculnya kembali parkir liar dan pelanggaran ketertiban umum.
“Setiap hari akan ada patroli dan pendekatan persuasif. Kalau masih ada yang melanggar, maka akan ditindak dalam kegiatan Rabu Tertib berikutnya. Ini demi menciptakan Cempaka Putih yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya. (RCE)
